Sabtu, 27 November 2010

UNTUK DIRENUNGKAN

       Betapa sedikitnya kita memiliki pengukuhan terhadap Tuhan ! Betapa sedikitnya kesiapan kita untuk menerima kehendak Allah Ta'ala ! Tidak ada sakit kecuali yang telah dikehendaki Allah. Jadi tidak ada gunanya bertengkar dan berbantah-bantah dengan-Nya. Kita telah begitu sering mempersekutukan Allah melalui penyembahan terhadap sarana material dan penyembahan terhadap manusia yang adalah makhluk-makhluk seperti kita sendiri. Kita telah memiliki orang ini dan orang itu sebagai yang dipertuan , dengan mengecualikan Allah. Kita memperlakukan mereka seolah-olah mereka bisa jadi sumber mudaratdan manfaat, seolah-olah mereka memiliki kekuasaan untuk memberi dan menahan pemberian. Kita tidak bolh terus berperilaku seperti ini!  Kita harus berpaling kembali kepada Tuhan kita ! Kita harus mengabdikan hati kits sepenuhnya kepada-Nya. Kita Harus berpaling kepadanya dengan rendah hati, dan memohon kepada-Nya agar memberi kita segala sesuatu yang kita perlukan. Kita harus memohon kepada-Nya untuk segala tuntutan kita yang mendesak. Kita tidak punya tempat lain untuk berpaling. Kita tidak punya pintu lain untuk kita masuki. semua pintu lain telah terkunci. Kita harus menghabiskan waktu sendirian bersama-Nya ditempay-tempat yang sepi. kita harus berbicara kepada-Nya secara lansung dengan lidah iman kita sendiri.
        Praktik berikut ini adalah praktik yang harus dilakukan oleh setiap orang dari kita (muslimiin): Segera setelah anggota-anggota lain dari keluarga kita telah pergi tidur, dan suara-suara sesama makhluk kita telah tidak terdengar lagi, kita harus menyucikan diri dengan berwudhu, kemudian bersujud. Saat kita berada dalam posisi yang rendah hati ini. kita harus bertobat, memohon maaf, mengakui dosa-dosa kita, memohon kepada Tuhan agar melimpahkan kepada kita anugerah-Nya, dan meminta kepada-Nya agar memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita. Kita juga harus mengeluh kepada-Nya tentang masalah apapun yang menyebabkan perasaan sempit dalam dada kita. Dia adalah yang dipertuan , bkan yang lain,dan Dia juga Tuhan kita,nkan yang lain.
     Celakalah kita ! Kita tidak boleh lari dikarenakan anak-anak panah musibah-Nya. Dia telah memperlakukan semua nenek moyang kita dengan cara yang sama, menghadapkan mereka pada sakit dan peneritaa, membuat mereka mengalami kesulitan dan kesukaran disamping kemudahan dan kenyamanan, agar mereka mengaki-Nya, dan bersyukur kepada-Nya, sehingga mereka bisa belajar bersabar dengan-Nya, dan mempercayakan diri mereka kepada penjagaan-Nya.
hukuman adalah untuk kaum awam, sedangkan tindak penebusan adalah untuk orang-orang beriman yang benar-benar mengabdi, dan derajat-derajat spiritual adalah untuk orang-orang yang shaleh yang benar keyakinan-Nya, para pendekar kebenaran yang menang.Nabi SAW. telah bersabda kepad kita yang artinya:
             " Diantara semua manusia, kami para Nabi adalah yang paling banyak sekali cobaan, kemudian                  orang-orang yang sangat dekat menyerupai kami, dan seterusnya kebawah."       

   Apabila seorang mukmin dikenai cobaan, dia menanggungnya dengan sabar. dia menyembunyikan dari sesama makhluk dan tidak mengeluh kepada mereka. Itulah sebabnya mengapa Nabi SAW. bersabda kepada kita:
             " Orang mukmin menyandang keceriaan diwajahnya, sementara kesedihannya tinggal didalam                   hatinya".

ISLAM KTP

         

Matahari bersinar begitu terangnya dia tidak pernah lelah menerangi seluruh alam ini, efek hangatnya kurasakan sampai ke sumsum tulang belakang. Aaah...hangatnya..!!

Inikah sebagian nikmat Tuhan yang sering kita lupakan..?? memang benar hal sekecil ini sangat jarang kita perhatikan sehingga rasa syukur pun tak kunjung dilakukan.


Terlepas dari itu mari kita tengok perilaku kita sehari-hari berapa banyakkah amal baik kita? ataukah amal buruknya yang mendominasi? Sungguh mengerikan..!! Lalu apakah balasan Allah terhadap hambanya yang berbuat baik atau buruk selama hidup didunia? Tentunya kita sudah mengetahuinya. Dan sudah pasti kita tidak menginginkan murka-Nya, tapi...apakah kita pantas masuk kedalam surga-Nya? YASSALAAM.

Kalau begitu apa artinya ISLAM yang sering menjadi senjata andalanketika mengisi formuril, biodata, dll?? ya ya ya... tepatnya KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Bagaimana komitmen kita terhadap pemilik mutlaq islam itu sendiri? Apakah KTP tersebut masih berlaku nati di yaumul akhir? SUNGGUH MENGGELIKAN.